Newest Post

Tampilkan postingan dengan label English Course. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label English Course. Tampilkan semua postingan

Study About Modal Verbs

| Kamis, 22 November 2012
Baca selengkapnya »

LET’S STUDY MODAL
Modal atau Modal Auxiliary atau disebut juga Modal Verb adalah Kata Kerja Bantu (Helping Verb). Modal ditulis/diletakkan sebelum Verb. Berikut ini beberapa macam modal yang biasa dipakai :
  • v Can
  • v May
  • v Must
  • v Will
  • v Shall
  • v Could
  • v Might
  • v Ought to
  • v Would
  • v Should


Selain berbagai Modal tersebut, ada beberapa ungkapan lain yang mempunyai makna yang sama atau serupa dengan Modal, misalnya Need, Had Better, Be supposed to atau be to, used to atau be used to.
Modal memiliki ciri-ciri tertentu. Beberapa ciri modal antara lain:
  1. 1.   Modal selalu muncul dengan verb yang lain (tidak dapat berdiri sendiri)
  2. 2. Modal tidak pernah dikonjugasikan
  3. 3. Modal selalu diikuti dengan kata kerja dasar (Verb 1 / Verb Base)

Meskipun tampaknya mudah, kita sering melakukan kesalahan saat menuliskan kalimat menggunakan Modal.
Berdasarkan Makna/Fungsi, Penggunaan Modal Verb dapat dikelompokan untuk mengungkapkan :
Ø Kemampuan dan Ketidakmampuan (ability & inability)
-    untuk mengungkapkan kemampuan kita dapat menggunakan Can, Could, be able to. Ketidakmampuan dapat menggunakan Can’t, Couldn’t dan be disable to.
Ø Kemungkinan (possibility/probablity)
-    Untuk mngungkapkan kemungkinan gunakan Can, Could, May dan Might
Ø Perijinan / izin (permission)
-    Untuk mengungkapkan perijinan gunakan May, Can dan Could
Ø Nasihat / saran (Advise / suggestion)
-    Untuk mengungkapkan nasihat dan saran gunakan could, Should, Ought to dan Had Better
Ø Keharusan / Kewajiban (Obligation) dan Keperluan (Necessity)
-    Mengungkapkan Kewajiban dan keperluan bisa menggunakan must, have to dan have got to
Ø Permintaan (Request)
-    Dapat menggunakan can, could, may, will, dan would
Ø Penawaran sesuatu (offers)
-    Menggunakan can, will, would dan shall
Ø Membuat janji atau Perkiraan (making promise or prediction)
-    Menggunakan will
Ø Kepastian (Certainty) dan ketidakpastian (Uncertainty)
-    Menurut Azhar, Modal verb Could, May, dan Might (Kepastian kurang 50%), Should dan ought to (kepastian 90%) must (Kepastian 95%) will (kepastian 100%)

Penggunaan masing – masing Modal Verb beserta contoh kalimatnya akan dijelaskan dalam post berikutnya ^__^ v

Study About Modal Verbs

Posted by : Unknown
Date :Kamis, 22 November 2012
With 0komentar

The Modal Auxiliary Verbs

| Senin, 19 November 2012
Baca selengkapnya »

Modal Auxiliary Verbs

Modal Auxiliary Verb adalah kata kerja bantu seperti akan, mungkin, bisa, dapat, harus, akan, digunakan untuk, perlu digunakan dalam hubungannya dengan kata kerja utama untuk mengekspresikan nuansa waktu dan suasana hati. Kombinasi membantu verb (Kata Kerja) dengan verb (kata kerja) utama menciptakan apa yang disebut frasa verb. Kata kerja jenis ini adalah kata kerja yang membantu verbs (kata kerja) menyatakan beberapa arti seperti KEWAJIBAN,KEMUNGKINAN,IJIN,KEMAMPUAN, DLL
Apa Sih Modal Verb itu?
 Modal Verbs adalah penghubung antara Subjek dengan kata kerja, seperti : can / could, must, shall / should, ought, may / might, dan will / would.  Need, dare, dan had better kadang juga bisa digunakan seperti modal auxiliary verb. Kata kerja yang digunakan setelah Modal Verbs adalah kata kerja dasar (V1) dengan pola penulisan sebagai berikut :
Subject + Modal Verb + V1

Modal Verbs digunakan apabila kita ingin menunjukan suatu kemampuan (ability), keharusan (necessity),  permohonan izin (permission), saran (suggestion), kepastian / yakin (certainty), akan (future), dan kemungkinan (posibility), contoh :
- I can swim (Saya bisa berenang) => ability
- You must go now (Kamu harus pergi sekarang) => necessity
- She might know (Dia mungkin tahu) => posibility
- You should revise your report (Kau seharusnya / sebaiknya memperbaiki laporanmu) => suggestion
- You must be tired after the long walk (Kamu pasti capek setelah berjalan panjang) => certainty.
-  May / Can I park here ? (Apakah Saya boleh / bisa parkir di sini ?) => permission.
Semua ini akan Anda pelajari lebih lanjut pada bab-bab berikutnya. Yang perlu Anda ingat nanti dalam mempelajari Modal Verbs dan Modal Pharses adalah pahami secara konteks bukan secara terjemahan kata, misalkan saja, di dalam bahasa Indonesia kata "can" diterjemahkan "bisa", namun dalam konteks tertentu kata "can" dapat dimaknai "mungkin" dan "boleh".

Contoh kalimat :
1. Will
a. Expressing a certainty (Mengungkapkan kepastian)
Contoh : We will come to her party. I promise.
b. Expressing a Willingness (Mengungkapkan Keinginan)
Contoh : There’s a knock on the door. I will open it.
c. Expressing a request (Mengungkapkan permintaan)
Contoh : Will you help me?
2. Must
a. Expressing a necessity (Mengungkapkan keharusan)
Contoh : You must do everything I say.
b. Expressing a Prohibition (Mengungkapkan larangan)
Contoh : You must not break the school rules.
c. Expressing a Certainty (Mengukapkan kepastian)
Contoh : John must be upset. He failed in the final test.
3. Should
a. Expressing an advisability (Mengungkapkan saran)
Contoh : We should do something now.
b. Expressing a Future Certainty (Mengukapkan kepastian di masa depan)
Contoh : They should be there tomorrow.
4. Can
a. Expressing an Ability (Mengungkapkan Kemampuan)
Contoh : I can do the test.
b. Expressing a Possibility (Mengungkapkan Kemungkinan)
Contoh : He can be in the class now.
c. Expressing a Permission (Mengungkapkan ijin)
Contoh : You can leave me no.





The Modal Auxiliary Verbs

Posted by : Unknown
Date :Senin, 19 November 2012
With 0komentar

present continuous tense

| Minggu, 27 Mei 2012
Baca selengkapnya »


Sebelum melanjutkan membahas tentang present continuous tense, untuk teman-teman yang belum sempat membaca postingan tentang tense sebelumnya yang pertama kali dibahas,yaitu simple present tense,silahkan baca-baca dulu disini
Ok..sekakarang kita kembali ke present continuous tense.Kapan sih kita menggunakan tense yang satu ini?.Present continuous tense ini digunakan untuk menyatakan bahwa perbuatan atau pun kejadian itu benar-benar terjadi pada saat kita sedang berbicara.Contohnya gini,misalnya sekarang kita sedang bercakap-cakap dengan teman kita,trus teman kita nanya'adik kamu kemana? trus kita jawab dengan kalimat misalnya 'adikku sedang menonton TV'. Nah..jawaban 'adikku sedang menonton TV'itulah salah satu contoh present continuous tense,karena pada saat kita sedang bercakap-cakap dengan teman kita,kita memang melihat dengan 'mata kepala' kita sendiri bahwa saat itu adik kita memang benar-benar sedang menonton TV.


Beberapa contoh kalimat dengan present continuous tenseadalah sebagai berikut
1.Bentuk kalimat positive,rumusnya adalah: Subject + am/is/are + Verb-ING form
a.They are having breakfast with my sister
b.She is writing a letter for her boy friend
c.I am playing tennis
d.He is sleeping

2.Untuk kalimat negative,kita hanya menambahkan 'not' sesudah to be (am/is/are),jadi rumusnya adalah Subject + am/is/are + not + Verb ING (kata kerja bentuk-ING).Pada contoh kalimat diatas,maka bentuk negative nya adalah
a.They are not having breakfast with my sister
b.She is not writing a letter for her boy friend
c.I am not playing tennis
d.He is not sleeping

3.Untuk bentuk kalimat interrogative atau kalimat tanya,kita hanya tinggal meletakan to be (am/is/are) didepan subjectnya saja.Maka rumusnya adalah am/is/are + Subject +Verb ING.Contoh kalimat interrogative berikut jawabannya untuk contoh kalimat diatas adalah
a.Are they having breakfast with my sister? (Yes,they are/No,they are not)
b.Is she writing a letter for her boy friend? (Yes,she is/No,She is not)
c.Am I playing tennis? (Yes,I am/No,I am not)
d.Is he sleeping (Yes,he is/No,he is not)

Catatan:Kalimat-kalimat diatas biasanya bisa saja diikuti dengan keterangan waktu now,at this moment,at present,dan yang lainnya.Satu hal lagi,ada beberapa kata kerja yang aturannya tidak boleh digunakan dalam present continuous tense,meskipun 'kejadian atau perbuatan' tersebut benar-benar dilakukan pada waktu sekarang/saat sedang berbicara.Maka gantinya,kita harus menggunakan .Kata kerja atau Verb tersebut antara lain:
want,care,like,know,hate,hear,forget,see,understand,remember.Contohnya gini,misalnya kita ingin mengatakan 'aku sekarang memahaminya'.Karena memahaminya=understand,dan runderstand tersebut termasuk salah satu kata kerja yang tidak boleh digunakan dalam present continuous tense,maka kita tidak bisa mengatakannya dengan 'I am now understanding'.Maka yang benar adalah kita cukup mengatakannya dengan I understand now,bentuk kalimat negative nya menjadi I don't understand now,bukan I am not understanding now.Kalimat tanya nya? coba kira-kira gimana? :D

Yang terakhir,present continuous tense juga digunakan untuk perbuatan yang sedang berlangsung pada periode tertentu diwaktu sekarang.Maksudnya,pada saat bicara,perbuatan tersebut sebenarnya tidak sedang dilakukan.Bingung ya? ilustrasinya gini dech..
Misalkan kamu ketemu dengan teman lama kamu disebuah Mall,dialognya kemudian sebagai berikut
Temen kamu: Hi..kamu kemana aja? kok lama ngga keliatan?
Kamu: Aku sekarang sedang belajar bahasa jerman di Goethe Institut.

present continuous tense

Posted by : Unknown
Date :Minggu, 27 Mei 2012
With 0komentar

simple present tense

| Minggu, 20 Mei 2012
Baca selengkapnya »

SIMPLE PRESENT TENSE
Kalau menurutku, simple present tense ini adalah bentuk tenses yang paling mudah untuk kita pelajari.Dari namanya saja kita mungkin sudah bisa menebak,kalau tenses yang satu ini ngga akan bikin kita sampe berkerut-kerut keningnya karena pusing mikirin rumus atau aturan-aturan didalamnya.Bayangin dech,dalam bentuk present model ini,kita hanya memerlukan subject lalu diikuti dengan kata kerja bentuk pertama (verb I).Jadi,kata kerjanya ngga perlu lagi diutak-atik.Misalnya,kalo kita pake kata kerja 'write', ya kata kerja 'write' itu aja yang dipake.Ngga perlu dirubah jadi wrote ataupun written.Ngerti,kan?

Trus kapan kita pake simple present tense ini?.Gini ya teman-teman,walau pun tenses ini ada embel-embel 'sekarang' nya,tapi sejatinya jangan diartikan bahwa kejadian itu benar-benar dilakukan pada saat ini.Karena sebenarnya,tenses model ini digunakan untuk sesuatu atau bisa juga kejadian yang bersifat tetap,kebiasaan,atau kebenaran yang bersifat hakiki (contoh,matahari itu terbit dari arah timur,nah itu contoh kebenaran-kebenaran hakiki).Ok,langsung saja kita berbicara tentang contoh-contoh kalimat yang menggunakan simple present tense ini.

simple present tense dengan bentuk kalimat positive
Rumusnya adalah: subject + V1 (verb.I)
1.Christiano ronaldo drives his Lamborghini in high speed
2.we drink a glass of milk every morning
3.A man sees with his eyes
4.my girl friend plays piano very well
5.They always read newspaper
perhatikan:Kenapa pada contoh kalimat diatas,ada beberapa kata kerja yang ditambah 's' (drives,sees,plays),dan kata kerja yang tidak ditambah 's'(drink,read).Kita harus ingat kembali bahwa apabila subject yang kita gunakan itu adalah she,he,it maka verb nya harus ditambah 's'.Sementara untuk subject we,they,I,kita sama sekali tidak perlu menambah 's' pada verb nya.Lihat kalimat diatas,cristiano ronaldo (he),my girl friend(she),A man (he).

simple present tense dengan bentuk kalimat negative
Rumusnya adalah: subject + do(es)not + VI (verb.I)
1.Cristiano ronaldo does not drive his lamborghini in high speed
2.we do not drink a glass of milk every morning
3.A man does not see with his eyes
4.my girl friend does not play piano very well
5.They do not always read newspaper
perhatikan: does not digunakan untuk subject (he,she,it),sementara do not digunakan untuk subject (I,we,they).Apabila sebuah kalimat kalimat menggunakan does not,baik dalam kalimat negative atau kaliamat interrogative,maka kata kerjanya (verb) akan kembali ke bentuk dasar tanpa ditambah 's'(perhatikan contoh diatas).

simple present tense dengan bentuk kalimat tanya (interrogative)
Rumusnya adalah: do atau does + subject + VI (verb.I)
1.Does cristiano ronaldo drive his lamborghini ih high speed?
2.Do we drink a glass of milk every morning?
3.Does a man see with his eyes?
4.Does my girl friend play piano very well?
5.Do they always read newspaper?

jawaban untuk pertanyaan kalimat interrogative diatas:
1.yes,he does atau no, he does not (he doesn't)
2.yes,we do atau no,we don't
3.yes,he does atau no,he doesn't
4.yes,she does atau no,she doesn't
5.yes,they do atau no,they don't

simple present tense

Posted by : Unknown
Date :Minggu, 20 Mei 2012
With 0komentar

belajar preference 'would rather' dan 'would prefer'

|
Baca selengkapnya »
Sebelumnya,kita sudah pernah membahas tentang preference to prefer, seperti yang aku janjikan sebelumnya,maka sekarang gilirannya kita akan membahas bentuk lain dari preference ini dengan menggunakan would rather dan juga would prefer.Masih ingat kan apa itu preference? yup bener banget..sederhananya,preference itu adalah bentuk kalimat yang menyatakan 'mana yang lebih kita sukai'.contohnya gini,mana yang lebih kamu sukai,kopi atau teh? atau aku lebih suka nonton sepakbola dibanding nonton bulu tangkis.Nah..yukk ah,sekarang kita langsung saja membahas preference dalam bentuk would rather dan would prefer ini.Sulit? kayaknya ngga dech.Sumpah..gampaaaaang banget!.Aku jamin ,teman-teman semua pasti bisa banget bikin kalimat preference dengan menggunakan would rather dan would prefer ini :D


would rather
Kalimat preference dalam bentuk would rather rumusnya adalah sebagai berikut: Subject + would rather + infinitive.......than........
Beberapa contoh kalimatnya misalnya sebagai berikut:

1.I would rather play football than badminton
2.She would rather speak English than Spanish
3.Students would rather study English than mathematics
4.He would rather watch TV than go to school
catatan:kata yang tercetak miring adalah infinitive atau kata kerja bentuk dasar.

Berdasarkan contoh diatas,maka beberapa bentuk kemungkinan kalimat tanya dengan menggunakan preference would rather dengan maksud menanyakan 'mana pilihan yang lebih disukai'adalah sebagai berikut:
1.what would you rather play,football or badminton?
2.what would she rather speak,English or Spanish?
3.would students rather study English or mathematics?/what would students......
4.silahkan buat sendiri :)


would prefer
Yang membedakan antara preference would rather dan would prefer adalah adanya penggunaan to pada preference would prefer,yang diletakkan sebelum infinitive,dan adanya tambahan rather sebelum than
Rumus nya adalah sebagai berikut:
Subject + would prefer + to +infinitive.........rather than......
Contoh kalimatnya adalah sebagai berikut:

1.I would prefer to play football rather than Badminton
2.She would prefer to speak English rather than Spanish
3.Students would prefer to study English rather than mathematics
4.He would prefer to watch TV rather than go to school

Beberapa contoh bentuk kalimat tanya would prefer adalah sebagai berikut:
1.what would you prefer to play, football or badminton?
2.what would she prefer to speak,English or Spanish? atau misalnya bisa juga dengan bentuk kalimat would she prefer to speak english?
3&4.Silahkan teman-teman buat sendiri..


catatan:
Semua ungkapan diatas,baik itu yang menggunakan prefer, would rather, maupun would prefer, kita bisa saja mengganti than ataupun rather than seperti pada contoh kalimat diatas,dengan menggunakan instead of (dari pada).Misalnya :
1.She would rather speak English instead of Spanish
2.I would prefer to play football instead of badminton

Sebagai tambahan,sekaligus menjawab pertanyaan seorang teman tempo hari tentang like better,maka jawabannya adalah sebagai berikut.Dalam menggunakan kalimat preference, kita juga bisa menggunakan like better untuk maksud kalimat yang sama.
Rumusnya:Subject + like......better than.....

Contohnya:
1.I like football better than badminton
2.She likes singing better than dancing
dan sebagainya....
Gimana?gampang atau susah belajar preference ? :)

belajar preference 'would rather' dan 'would prefer'

Posted by : Unknown
Date :
With 4komentar

Preference

|
Baca selengkapnya »
Sekarang yang akan kita pelajari adalah tentang preference.Apa itu?.Dalam bahasa inggris,preference digunakan apabila kita ingin mengatakan atau menyatakan 'lebih senang atau lebih menyukai' terhadap sesuatu.
Bingung?jangan bingung dulu dong...

Contoh gampangnya gini.Misalnya kita ingin mengatakan "aku lebih menyukai kopi dibanding susu"..atau bisa juga dengan bentuk pertanyaan seperti ini "mana sih yang lebih kamu sukai,berenang atau main komputer?".Nah..kalau teman-teman perhatikan contoh kalimat tersebut,pasti tahu apa sih atau bagaimana sih bentuk dari kalimat yang menggunakan preference seperti yang aku jelaskan diparagraf sebelumnya,ya kan?.Dalam bahasa inggris,kita akan mengenal to prefer,would rather.dan juga would prefer sebagai bentuk preference.Lalu bagaimana peraturan masing-masing preference tersebut dalam penggunaanya?seperti biasa..akan aku jelaskan didalam :)




A. To Prefer (lebih senang)
to prefer ini dibedakan ke dalam 3 bentuk penyusunannya yaitu:

1.Subject + Prefer + noun ( untuk maksud 'lebih senang' dalam wujud kata benda (noun))
2.Subject + prefer to + infinitive (untuk maksud 'lebih senang' dalam wujud kata kerja)
3.Subject + ING form + to + ING form

Contoh kalimat:
1.I prefer Chinese food ('lebih senang' dalam wujud benda (chinese food))
2.I prefer to watch TV ('lebih senang' dalam wujud kata kerja (watch TV))
3.I prefer singing to dancing (dalam bentuk ING form )

Tentu saja,kita bisa mengganti subject 'I' tersebut dengan subject lain seperti she,he,it,we,atau they,atau bisa juga dengan sebuah nama.Oh ya,apabila kita ingin menambahkan kata benda lain sebagai pembandingnya,maka kita hanya tinggal menambah 'to' diantara dua kata benda tersebut.to disini berarti 'daripada'. Contohnya? I prefer Chinese food to Japanese food, artinya 'aku lebih senang Chinese food daripada Japanese food'.

Nah..untuk bentuk kalimat tanya to prefer', dengan maksud bertanya 'mana yang lebih kamu senangi?',beberapa ccontoh kalimatnya adalah sebagai berikut.

1.which do you prefer,Chinese food or Japanese food?

2.which do you prefer to watch,football or basketball?
3.which do you prefer,singing or dancing?

Apabila kita menggunakan she,it,he,atau dengan menggunakan sebuah nama untuk menggantikan 'you' seperti contoh diatas,maka 'do' otomatis harus kita ganti pula dengan 'does'.Contoh kalimat nya:
1.which does she prefer,Chinese food or Japanese?
2.which does Nenad prefer to watch,footbal or basketball?

Ok dech..karena dengan pertimbangan supaya lebih gampang memahaminya,pembahasan tentang would rather dan would prefer akan kita lanjutkan sesudah pembahasan to prefer ini.Nah..sebelum nanti kita nanti belajar bareng-bareng tentang 'would rather' dan 'would prefer',sebaiknya pelajari dulu dech yang satu ini,Ok ya teman-teman? semoga yang aku tuliskan ini akan bermanfaat. :)

Preference

Posted by : Unknown
Date :
With 0komentar

Conditional Sentence

| Senin, 07 Mei 2012
Baca selengkapnya »
Dalam kegiatan komunikasi sehari-hari, kita sering berandai-andai. Kalimat pengandaian tersebut di dalam bahasa Inggris sering kita sebut sebagai conditional sentence.

Kita mengenal tiga jenis conditional sentence:

1. Conditional Sentence Type I: true in the present time
    Fungsi: untuk mengungkapkan rencana (plan), nasehat (advice), atau suatu kemungkinan (possibility/probability)
    Contoh: - If you don't have breakfast, you'll be hungry.
                - If you go to university, you'll have to prepare everything from now.
    Penggunaan kata kerja:
    - If clause menggunakan kata kerja bentuk present, baik simple present atau present continuous.
    - Expectation clause menggunakan auxiliary 'will' atau 'can' + Verb1.


2.  Conditional Sentence Type II: untrue in the present time
     
Fungsi: untuk mengungkapkan khayalan (imagination) atau angan-angan belaka.
     Contoh: - If the price of gasoline were only Rp 50,- I would be very happy.
                 - If I were you, I would take the money.
     Penggunaan kata kerja:
     - If clause menggunakan kata kerja bentuk past tense.
     - Expectation clause menggunakan auxiliary 'would' atau 'could' + Verb1.

3. Conditional Sentence Type III: untrue in the past time
    
Fungsi: untuk mengungkapkan penyesalan (regret) tentang suatu hal, atau persoalan yang terlanjur terjadi di masa lalu.
    Contoh: - If I had met Rosa before I met Nira, I could have married her.
                - If my mother had given me money, I could have bought a car.
    Penggunaan kata kerja:
    - If clause menggunakan kata kerja bentuk past perfect (had + Verb3)
    - Expectation clause menggunakan auxiliary 'would have' atau 'could have' + Verb3.


Source:
Drs. Pardiyono. 2006. Fokus Bahasa Inggris untuk SMA dan MA. Jakarta: Erlangga.

Conditional Sentence

Posted by : Unknown
Date :Senin, 07 Mei 2012
With 0komentar

Past Future (4 tenses)

|
Baca selengkapnya »
Simple Past Future Tense
Pola kalimat past future tense digunakan untuk menyatakan suatu kehendak di masa lampau atas suatu perbuatan atau kejadian.

- Struktur kalimat:
  a. Aktif:
      (+) S - would/should - Verb-1
      (-) S - would/should - not - Verb-1
      (?) Would/should - S - Verb-1?

  b. Pasif
      (+) S - would/should - be - Verb3
      (-) S - would/should - not - be - Verb3
      (?) Would/should - S - be - Verb3?
Past Future Continuous Tense
Pola kalimat past future continuous tense digunakan untuk menyatakan suatu kehendak di masa lampau atas sesuatu yang diharpakan akan sedang berlangsung di masa lampau.
- Struktur kalimat:
  a. Aktif:
      (+) S - would/should - be - Verb-ing
      (-) S - would/should - not - be - Verb-ing
      (?) Would/should - S - be - Verb-ing?

  b. Pasif
      (+) S - would/should - be - being - Verb3
      (-) S - would/should - not - be - being - Verb3
      (?) Would/should - S - be - being - Verb3?

Past Future Perfect Tense
Pola kalimat past future perfect tense digunakan untuk menyatakan suatu kehendak di masa lampau atas suatu perbuatan atau kejadian dalam kurun waktu tertentu di masa mendatang setelahnya.

- Struktur kalimat:
  a. Aktif:
      (+) S - would/should - have - Verb-3
      (-) S - would/should - not - have - Verb-3
      (?) Would/should - S - have - Verb-3?

  b. Pasif
      (+) S - would/should - have - been - Verb-3
      (-) S - would/should - not - have - been - Verb-3
      (?) Would/should - S - have - been - Verb-3?
Past Future Perfect Continuous
Pola kalimat past future perfect continuous digunakan untuk menyatakan suatu kehendak di masa lampau atas suatu perbuatan atau kejadian yang akan sedang berlangsung dalam kurun waktu tertentu di masa mendatang setelahnya.

- Struktur kalimat:
  a. Aktif:
      (+) S - would/should - have - been - Verb-ing
      (-) S - would/should - not - have - been - Verb-ing
      (?) Would/should - S - have - been - Verb-ing?

  b. Pasif
      (+) S - would/should - have - been - being - Verb-3
      (-) S - would/should - not - have - been - being - Verb-3
      (?) Would/should - S - have - been - being - Verb-3?


Source:
Rhomdony, Deny. 2007. Integrated Comprehensive English Grammar. Jakarta: Kesaint Blanc.

Past Future (4 tenses)

Posted by : Unknown
Date :
With 0komentar

Future (4 tenses)

|
Baca selengkapnya »
Simple Future Tense
Pola kalimat future tense digunakan untuk menyatakan perbuatan atau kejadian yang akan berlangsung di masa mendatang.

- Time signals: tomorrow, next week, next month, etc.

- Struktur kalimat:
  a. Aktif:
      (+) S - will/shall - Verb-1
      (-) S - will/shall - not - Verb-1
      (?) Will/shall - S - Verb-1?

  b. Pasif
      (+) S - will/shall - be - Verb3
      (-) S - will/shall - not - be - Verb3
      (?) Will/shall - S - be - Verb3?
Simple Future Continuous
Pola kalimat future continuous digunakan untuk menyatakan perbuatan atau kejadian yang akan sedang berlangsung di masa mendatang.

- Time signals: this time tomorrow, this time next week, etc.

- Struktur kalimat:
  a. Aktif:
      (+) S - will/shall - be - Verb-ing
      (-) S - will/shall - not - be - Verb-ing
      (?) Will/shall - S - be - Verb-ing?

  b. Pasif
      (+) S - will/shall - be - being - Verb3
      (-) S - will/shall - not - be - being - Verb3
      (?) Will/shall - S - be - being - Verb3?
Future Perfect Tense
Pola kalimat future perfect tense digunakan untuk menyatakan perbuatan atau kejadian dalam kurun waktu tertentu yang dimulai di masa lampau atau saat ini dan akan berakhir di masa mendatang.

- Time signals: by tomorrow, by nine o'clock, by next year , etc.

- Struktur kalimat:
  a. Aktif:
      (+) S - will/shall - have - Verb-3
      (-) S - will/shall - not - have - Verb-3
      (?) Will/shall - S - have - Verb-3?

  b. Pasif
      (+) S - will/shall - have - been - Verb-3
      (-) S - will/shall - not - have - been - Verb-3
      (?) Will/shall - S - have - been - Verb-3?
Future Perfect Continuous
Pola kalimat future perfect continuous digunakan untuk menyatakan perbuatan atau kejadian yang akan sedang berlangsung dalam kurun waktu tertentu sejak masa lampau atau saat ini dan akan berakhir di masa mendatang.

- Time signals: by tomorrow, in three years, in two hours, etc.

- Struktur kalimat:
  a. Aktif:
      (+) S - will/shall - have - been - Verb-ing
      (-) S - will/shall - not - have - been - Verb-ing
      (?) Will/shall - S - have - been - Verb-ing?

  b. Pasif
      (+) S - will/shall - have - been - being - Verb-3
      (-) S - will/shall - not - have - been - being - Verb-3
      (?) Will/shall - S - have - been - being - Verb-3?


Source:
Rhomdony, Deny. 2007. Integrated Comprehensive English Grammar. Jakarta: Kesaint Blanc.

Future (4 tenses)

Posted by : Unknown
Date :
With 0komentar

Past (4 tenses)

|
Baca selengkapnya »
Simple Past TensePola kalimat past tense digunakan untuk menyatakan perbuatan atau kejadian yang berlangsung di masa lampau dan jelas waktunya.

- Time signals: yesterday, two days ago, last month, etc.

- Struktur kalimat:
  a. Aktif:
      (+) S - Verb-2
      (-) S - did not - Verb-2
      (?) Did - S - Verb-2?

  b. Pasif
      (+) S - was/were - Verb3
      (-) S - was/were - not - Verb3
      (?) Was/were - S - Verb3?

Past Continuous Tense

Pola kalimat past continuous tense digunakan untuk menyatakan perbuatan atau kejadian yang sedang berlangsung tetapi di masa lampau.

- Time signals: at this time yesterday, at this moment yesterday , etc.

- Struktur kalimat:
  a. Aktif:
      (+) S - was/were - Verb-ing
      (-) S - was/were - not - Verb-ing
      (?) Was/were - S - Verb-ing?

  b. Pasif
      (+) S - was/were - being - Verb3
      (-) S - was/were - not - being - Verb3
      (?) Was/were - S - being - Verb3?

Past Perfect TensePola kalimat past perfect tense digunakan untuk menyatakan perbuatan atau kejadian dalam kurun waktu tertentu yang dimulai dan berakhir sebelum suatu perbuatan atau kejadian lain yang berlangsung di masa lampau.

- Time signals: before yesterday, before last week , etc.

- Struktur kalimat:
  a. Aktif:
      (+) S - had - Verb-3
      (-) S - had - not - Verb-3
      (?) Had - S - Verb-3?

  b. Pasif
      (+) S - had - been - Verb3
      (-) S - had - not - been - Verb3
      (?) Had - S - been - Verb3?

Past Perfect Continuous Tense

Pola kalimat past perfect continuous tense digunakan untuk menyatakan perbuatan atau kejadian yang sedang berlangsung dalam kurun waktu tertentu dan berakhir sebelum suatu perbuatan atau kejadian lain yang berlangsung di masa lampau.


- Time signals: before yesterday, before last week, etc.

- Struktur kalimat:
  a. Aktif:
      (+) S - had - been - Verb-ing
      (-) S - had - not - been - Verb-ing
      (?) Had - S - been - Verb-ing?

  b. Pasif
      (+) S - had - been - being - Verb3
      (-) S - had - not - been - being - Verb3
      (?) Had - S - been - being - Verb3?


Source:
Rhomdony, Deny. 2007. Integrated Comprehensive English Grammar. Jakarta: Kesaint Blanc.

Past (4 tenses)

Posted by : Unknown
Date :
With 0komentar

Present (4 tenses)

|
Baca selengkapnya »
Simple Present Tense
Pola kalimat present tense digunakan untuk menyatakan perbuatan atau kejadian yang biasa berlangsung secara teratur.

- Time signals: every day, every week, always, often, rarely, etc.

- Struktur kalimat:
  a. Aktif:
      (+) S plural - Verb1
      (+) S singular - Verb1 s/es
      (-) S plural - do not - Verb1
      (-) S singular - does not - Verb1
      (?) Do - S plural - Verb1?
      (?) Does - S singular - Verb1?

  b. Pasif
      (+) S - am/is/are - Verb3
      (-) S - am/is/are - not - Verb3
      (?) Am/is/are - S - Verb3?

Present Continuous TensePola kalimat present continuous tense digunakan untuk menyatakan perbuatan atau kejadian yang sedang berlangsung saat ini (pada saat dibicarakan).

- Time signals: now, this moment, this time, etc.

- Struktur kalimat:
  a. Aktif:
      (+) S - is/am/are - Verb-ing
      (-) S - is/am/are - not - Verb-ing
      (?) Am/is/are - S - Verb-ing?

  b. Pasif
      (+) S - am/is/are - being - Verb3
      (-) S - am/is/are - not - being - Verb3
      (?) Am/is/are - S - being - Verb3?

Present Perfect Tense

Pola kalimat present perfect tense digunakan untuk menyatakan perbuatan atau kejadian yang telah dilakukan di masa lampau tetapi tidak jelas dinyatakan waktunya atau dilakukan di masa lampau sampai saat ini masih berlangsung dan masih mungkin berkelanjutan ke masa mendatang.

- Time signals: for three months, for a week, since, ever, etc.

- Struktur kalimat:
  a. Aktif:
      (+) S - has/have - Verb-3
      (-) S - has/have - not - Verb-3
      (?) Has/have - S - Verb-3?

  b. Pasif
      (+) S - has/have - been - Verb3
      (-) S - has/have - not - been - Verb3
      (?) Has/have - S - been - Verb3?

Present Perfect Continuous TensePola kalimat present perfect continuous tense digunakan untuk menyatakan perbuatan atau kejadian yang sedang berlangsung berkelnajutan dalam kurun waktu tertentu. Dimulai pada masa lampau, saat ini maish berlangsung, dan mungkin akan masih sedang berlangsung ke masa mendatang.

- Time signals: since, from, for.

- Struktur kalimat:
  a. Aktif:
      (+) S - has/have - been - Verb-ing
      (-) S - has/have - not - been - Verb-ing
      (?) Has/have - S - been - Verb-ing?

  b. Pasif
      (+) S - has/have - been - being - Verb3
      (-) S - has/have - not - been - being - Verb3
      (?) Has/have - S - been - being - Verb3?



Source:
Rhomdony, Deny. 2007. Integrated Comprehensive English Grammar. Jakarta: Kesaint Blanc.

Present (4 tenses)

Posted by : Unknown
Date :
With 0komentar

Degree of Comparison

|
Baca selengkapnya »
Degree of comparison adalah proses membandingkan antara dua hal atau lebih. Ada tiga cara mebandingkannya yaitu:

1. Positive Degree
    - Fungsi: menunjukkan persamaan antara satu hal dengan hal lain, tidak untuk menunjukkan kelebihan antara satu hal dengan lainnya.
    - Menggunakan kata penghubung as...as, the same...as
    - 
Contoh: a. Bogor is as beautiful as Jogja.
                  b. I have the same hobby as Dini.

2. Comparative Degree
     - Fungsi: menunjukkan adanya kelebihan antara satu hal dengan hal lainnya.
     - Menggunakan kata penghubung pembanding than...
     - Tambahkan suffix: -er, pada kata sifat (adjective) yang terdiri dari satu atau dua suku kata. Contoh:
       a. bigger than... : lebih besar
       b. smarter than... : lebih pintar
     - Tambahkan prefix: more- pada kata sifat yang terdiri dari tiga suku kata atau lebih. Contoh:
       a. more expensive than... : lebih mahal
       b. more beautiful than... : lebih cantik
     - Untuk kata sifat tertentu, bentuk perubahannya harus dihafal.
       a. good --> better : lebih baik
       b. bad --> worse : lebih jelek
       c. little --> less : lebih sedikit
       d. interested --> more interested : lebih tertarik
     - Ada kata kerja yang secara leksikal telah menunjukkan adanya makna comparative:
       a. prefer...to... : lebih suka...daripada...
       b. would rather...than... : lebih suka...daripada...
       c. like...better than... : lebih memilih...daripada...

3. Superlative Degree
    
- Fungsi: menomor-satukan/paling unggul sesuatu di atas yang lainnya. Ditandai dengan artikel the.
    - Berikan suffix: -est pada kata sifat yang terdiri dari satu atau dua suku kata. Contoh:
      a. ...the cleverest: paling pandai
      b. ...the biggest: paling besar
    - Untuk kata sifat yang terdiri dari tiga suku kata atau lebih, tambahkan prefix: most. Contoh:
      a. ...the most beautiful: paling cantik
      b. ...the most expensive: paling mahal
    - Untuk ata sifat tertentu, bentuk perubahannya harus dihafal.
      a. good --> better --> the best
      b. bad --> worse --> the worst
      c. satisfied --> more satisfied --> the most satisfied


Source:
Drs. Pardiyono. 2006. Fokus Bahasa Inggris untuk SMA dan MA. Jakarta: Erlangga.

Degree of Comparison

Posted by : Unknown
Date :
With 0komentar
Prev
▲Top▲